RSS

CIRI-CIRI ORANG YANG ISTIQOMAH


Dalam kitab Duratun Nasihin diterangkan bahwa ciri-ciri orang yang istiqomah adalah: 

a.    Menjaga lisan untuk tidak mengadu domba dan menggunjing orang lain. Berdasarkan firman Allah QS. Al Hujurat:12. 
b.    Menghindari prasangka buruk. Berdasarkan firman Allah QS. Al Hujurat:12. 
c.    Menghindari perbuatan yang bersifat menghina atau mengejek orang lain. Berdasarkan firman Allah QS. Al Hujurat:11. 
d.    Mmbatasi pandangan mata dari penglihatan yang berbau maksiat. Berdasarkan firman Allah QS. An Nur:30. 
e.    Berucap benar. Berdasarkan firman Allah QS. Al An’am:152. 
f.    Infaq Fisabilillah (membelanjakan harta dijalan Allah). Berdasarkan firman Allah QS. Al Baqarah:267. 
g.    Tidak berlebih-lebihan. Berdasarkan firman Allah QS. Al Isra’:26. 
Tidak menunutut keluhuran dan kebanggaan diri. Berdasarkan firman Allah QS. Al Qashash:83. 
h.    Memelihara sholat lima waktu. Berdasarkan firman Allah QS. Al Baqarah:235. 
i.      Istiqamah pada ahlus sunnah wal jama’ah. Berdasarkan firman Allah QS. Al An’am:153.


Semoga kita termasuk hamba yang senantiasa mengerjakan amalan-amalan tersebut diatas. Amin...

Dikutip dari buku Calon Penghuni Surga oleh Abu Fajar Al Qalam.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

AMALAN YANG DAPAT MENINGKATKAN DERAJAT MANUSIA


Menurut Abu Laits,ada 10 amalan yang dapat mengantarkan manusia kepada tingkatan derajat yang tinggi (mulia),diantaranya: 
1. Memeperbanyak shodaqoh,amal jariyah dan bermurah hati terhadap sesama 
2. Memeperbanyak membaca Al Qur’an 
3. Bergaul dengan orang-orang yang gemar berdzikir kepada Allah dan orang-orang          yang  senantiasa mengingat akhirat. 
4. Gemar bersilaturrahmi kepada saudara atau kawan dekat. 
5. Menengok sauara atau kawan yang sedang sakit. 
6. Mengurangi bergaul dengan orang kaya yang lupa akhirat. 
7.  Sering memikirkan kehidupan akhirat. 
8. Mengurangi kebiasaan berkhayal dan panjang angan-angan serta senantiasa mengingat
mati. 
9. Sedikit bicara dan lebih banyak diam. 
10. Tawadlu’,hidup sederhana dalam segala aspeknya.

Semoga kita termasuk hamba yang senantiasa mengerjakan amalan-amalan tersbut diatas. Amin...

Dikutip dari buku Calon Penghuni Surga oleh Abu Fajar Al Qalam.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

MAKHLUK-MAKHLUK TAWADLU'

Tawadlu’ artinya suka merendahkan hati. Tawadlu’ merupakan akhlak terpuji sehingga dianggap sebagai salah satu sarana untuk mendapatkan surge kelak. Orang yang selalu merendahkan hati akan mendapatkan kemulian dari Allah.
Ada enam makhluk yang diangkat derajatnya melebihi yang lainnya karena sifat tawadhu’,diantaranya ialah:
1.  Diumumkan kepada segenap bukit-bukit didunia Allah akan menempatkan perahu Nabi Nuh bersama para pengikutnya disebuah bukit. Seluruh bukit didunia menjadi congkak dan berbangga diri. Mereka sama-sama berharap agar perahu Nabi Nuh itu disandarkan dipunggung mereka. Namun ada satu bukit yang sama sekali tidak berbangga diri. Ia tetap tawadlu’. Bukit itu bernama Al Judi. Katanya  “Mungkinkah diriku beruntung mendapatkan kemuliaan dengan diletakkan perahu Nuh dipunggungku?” Karena sikap tawadlu’ itu maka Allah memuliakan Al Judi dibandingkan bukit-bukit lainnya. Bukit itu terletak dinegara Armenia Selatan,berbatasan dengan Mesopotamia.
2.  Diumumkan kepada segenap bukit-bukit didunia Allah akan berbicara langsung kepada seorang hambaNya diatas bukit.seluruh bukit berbangga dan menyombongkan diri, kecuali bukit Thursina. Bukit itu bersifat tawadlu’. Ia berkata, “mungkinkah diriku dipilih Allah untuk kepentingan itu?” Sesungguhnya kalimat tawadlu’nya justru Allah memilih bukit tersebut sebagai tempat pertemuan dan pembicaraanNya dengan Nabi Musa AS.
3.  Diumumkan kepada segenap ikan dilaut bahwa Allah akan menempatkan salah seorang NabiNya yang bernama Yunusdidalam perut mereka. Seluruh ikan membanggakan diri dan berharap dirinya yang terpilih. Hanya seekor ikan yang merendahkan diri kepada Allah, “Apakah mungkin diriku terpilih oleh Allah sehingga ditempati NabiNya yang mulia itu. Aku menyadari, diriku ini lebih lemah dan tidak sehebat ikan-ikan lainnya.” Tetapi karena sikap tawadlu’nya itu, maka Allah memuliakan dengan memilih dirinya sehingga Yunus menempati perut ikan tersebut.
4.  Diumumkan kepada seluruh burung bahwa Allah akan meletakkan air (minuman) yang dibuat dari obat mujarab bagi manusia. Seluruh burung membanggakan diri dan berharap dirinya yang diberi minuman itu. Tetapi binatang jenis lebah berkata penuh tawadlu’, “Apakah mungkin Allah meletakkan zat obat mujarab bagi manusia didalam tubuhku. Aku menyadari, diriku ini adalah binatang lemah dan tak berarti.” Tetapi karena sikap tawadlu’nya itu, maka Allah memiliakan dengan memilih dirinya untuk diberi obat mujarab.
5.  Suatu ketika Nabi Ibrahim ditanya Allah, “Siapakah engkau?” Ibrahim menjawab,”Aku adalah kekasihMu.” Kepada Nabi Musa Allah juga bertanya, “Siapakah engkau?” Dijawab,”Aku adalah orang yang Engkau ajak bicara.” Kemudian Allah bertanya kepada Nabi Isa, “Siapakah engkau?” Isa menjawab,”Aku adalah Ar Ruh.” Lalu Nabi Muhammad juga ditanya Allah, “Siapakah dirimu?” nabi Muhammad SAW menjawab,”Aku hanyalah seorang anak yatim.” Berkat sifat tawadlu’nya maka nabi Muhammad diangkat derajatnya melebihi para nabi yang lain.
6. Orang mukmin yang suka bertawadhu’ kepada Allah,dengan bersujud kepadaNya, menjalankan shalat, taat menyembahNya, maka Allah pasti akan memuliakan dengan melapangkan hati dan pikirannya dalam menerima islam.

Itulah beberapa orang yang dimuliakan Allah karena sifat tawadlu’nya. Semoga kita termasuk orang yang meneladani akhlak mereka. Amin….

Dikutip dari buku Calon Penghuni Surga oleh Abu Fajar Al Qalam.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

ORANG-ORANG YANG DIJAMIN MASUK SURGA

   Orang-orang yang masuk surga kelak ialah mereka yang ketika didunia senantiasa beramal sholeh dan mencegah tindakan yang dilarang Allah. Namun ada pola orang-orang yang telah dijamin pasti akan masuk surga.
Berikut ini beberapa orang yang dijamin masuk surga,diantaranya:
  •  Para Nabi dan Rasul,terutama Nabi Muhammad SAW dan keluarga.
  •  Para sahabat,terutama khulafaur rasyidin,diantaranya Abu Bakar,Umar bin Khatab,Usman bin Affan dan Ali bin Abi Thalib.
  •  Khadijah binti Khuwailid.
  •  Fatimah binti Muhammad.
  •  Maryam binti Imron.
  •  Asiyah binti Muzahim,istri Fir’aun.
  •  Hasan dan Husain bin Ali.
  •  Thalhah.
  •  Az Zubair.
  •  Abdurrahman bin Auf.
  •  Saad bin Abi Waqash.
  •  Said bin Zaid.
  •  Abu Ubaidillah bin Al Jarrah.
  •  Ja’far bin Abu Thalib.
  •  Hamzah bin Abdul Muthalib.
  •  Abdulloh bin Salam.
  •  Bilal bin Abi Rabah.
  •  Zaid bin Haritsah.
  •  Zaid bin Amr bin Naufal.
  •  Haritsah bin Nu’man.
  •  Abul Dahdah.
  •  Waraqah bin Naufal.

   Itulah beberapa orang yang dijamin masuk surga karena keimanan dan ketaqwaannya kepada Allah dan kepada Rasululloh SAW. Mereka berjuang tidak sebatas dengan tenaga,tetapi juga jiwa dan harta.
   Semoga kita semua juga termasuk orang-orang yang akan bersama mereka disurga kelak. Amin....


Dikutip dari buku Calon Penghuni Surga oleh Abu Fajar Al Qalam.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS